Daerah

Pemprov Jabar Luruskan Data 15 Ribu PHK: Mayoritas Habis Kontrak, Klaim Situasi Tetap Terkendali

×

Pemprov Jabar Luruskan Data 15 Ribu PHK: Mayoritas Habis Kontrak, Klaim Situasi Tetap Terkendali

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi PHK karyawan
Ilustrasi PHK karyawan. (foto: istimewa)

“Berdasarkan BPJS Ketenagakerjaan, persentase terbesar PHK disebabkan habis kontrak, dan banyak yang kemudian diperpanjang kembali,” ucapnya.

Sektor tekstil dan industri padat karya tercatat paling banyak melaporkan PHK. Kim memaparkan bahwa tekanan eksternal masih kuat menghantam industri tersebut.

Baca Juga:  Job Fair Disnakertrans Jabar 2023 Sediakan 2.000 Lowongan Kerja

“PHK di industri tekstil terjadi karena maraknya pakaian bekas ilegal, lambatnya pembaruan mesin, rendahnya produktivitas, hingga kesulitan bahan baku. Kondisi global ikut memperburuk situasi,” tuturnya.

Baca Juga:  Disnaker Jabar Terima Aduan 305 Perusahaan Belum Bayar THR Pegawai

Di sektor manufaktur, penurunan konsumsi masyarakat, melemahnya ekonomi global, serta percepatan otomatisasi dan adopsi kecerdasan buatan juga memengaruhi kebutuhan tenaga kerja.

Baca Juga:  Polrestabes Bandung Beberkan Penyebab Tewasnya Bocah di Kolam Masjid Raya Al Jabbar, Diduga Karena Ini

“Relokasi dan penutupan usaha di industri padat karya banyak dipicu pergeseran proses dari tenaga manusia ke mesin, robot, dan AI, serta pelemahan ekonomi global,” jelasnya.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34