“Ini lancar. Dua motor berpapasan, saya lihat lancar. Gak ada masalah,” lanjutnya.
Dedi juga menegaskan bahwa keberadaan petugas tidak lagi terlihat setelah adanya teguran terkait dugaan pungli yang sebelumnya mencuat di media sosial.
Selain meninjau arus lalu lintas, ia turut menyoroti kondisi fisik jembatan, khususnya lantai berbahan kayu yang sebelumnya diperbaiki menggunakan anggaran pemerintah provinsi.
“Oke, ini kayunya kemarin menggunakan anggaran provinsi, hampir Rp1 miliar. Kayunya dari Sumatra berdasarkan rekomendasi dari PT Kereta Api Indonesia,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan keamanan, terutama pada malam hari, penerangan di jembatan juga telah ditambah. Saat ini terdapat 26 lampu yang terpasang, dan jumlahnya akan kembali ditingkatkan.





