Daerah

Dedi Mulyadi Buka Suara Soal Isu Vasektomi Sebagai Syarat Bansos: Tidak Ada!

×

Dedi Mulyadi Buka Suara Soal Isu Vasektomi Sebagai Syarat Bansos: Tidak Ada!

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai kebijakan vasektomi sebagai syarat untuk menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah provinsi. Dalam keterangannya di Kantor Kementerian Hak Asasi Manusia, Jakarta, Kamis (8/5/2025), Dedi menegaskan bahwa tidak ada kebijakan seperti itu.

Baca Juga:  Haru Suandharu Sosok Kuda Hitam di Pilgub Jabar 2024? Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Bakal Ketar-ketir

“Tidak ada kebijakan vasektomi. Tidak ada. Tidak ada kebijakan itu,” ujar Dedi, menanggapi pemberitaan yang menyebutkan adanya syarat tersebut.

Dedi menjelaskan bahwa yang sebenarnya dia anjurkan adalah keluarga berencana (KB), terutama bagi keluarga yang sudah memiliki banyak anak. Ia menekankan bahwa KB utamanya disarankan kepada laki-laki, dan ada berbagai metode kontrasepsi yang dapat dipilih, bukan hanya vasektomi.

Baca Juga:  Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan Disebut Bakal Bertarung di Pilbub Bandung, Pecah Kongsi?

Menurut Dedi, program keluarga berencana bertujuan untuk mengatur jumlah kelahiran agar bantuan sosial dan sumber daya dari pemerintah lebih merata.

Baca Juga:  Tanggapi Klarifikasi Lucky Hakim soal Liburan ke Jepang, Dedi Mulyadi: Kebahagiaan Harus Sejalan dengan Tanggung Jawab!

“Bisa dilihat di media sosial saya. Media sosial saya adalah kepada penerima bantuan yang anaknya banyak, diharapkan berkeluarga berencana; dan berkeluarga berencana itu kalau bisa yang melakukan laki-laki. Dan tidak vasektomi saja, ‘kan, ada yang lain, ada pengaman,” jelas Dedi.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2