Sidang terbuka tahun ini menjadi istimewa dengan pengukuhan Yuliadi Erdani sebagai guru besar pertama di POLMAN Bandung.
“Ini capaian akademik tertinggi yang tidak hanya membanggakan individu, tetapi juga mengangkat kualitas institusi,” kata Darma.
Ia menambahkan, guru besar memiliki peran strategis dalam menjaga integritas akademik sekaligus mendorong inovasi di lingkungan kampus.
Sementara itu, Dewan Pengawas POLMAN Bandung, Mohammad Fauzan Adziman, menilai peringatan Dies Natalis kali ini mencerminkan kemajuan signifikan institusi.
“POLMAN Bandung terus tumbuh dan memantapkan diri sebagai garda terdepan pendidikan vokasi manufaktur di Indonesia,” ujarnya.





