“Tidak bisa seperti ini terus. Yang masyarakat tahu, ketika wali tidak hadir, otomatis saya yang hadir. Padahal bukan seperti itu, apalagi tanpa koordinasi, kasihan masyarakat, seperti dibohongi,” ucapnya.
Menyikapi hal ini, Diky berencana segera melakukan pertemuan internal untuk memperbaiki pola komunikasi yang ada.
Ia tidak ingin kesalahan teknis seperti ini mencoreng reputasi pimpinan daerah.
“Saya akan ke kantor dan harus menindak. Pola komunikasi yang salah di internal bisa merugikan nama baik saya dengan yang lainnya,” tegasnya.
Tak hanya itu, Diky juga memastikan akan melakukan evaluasi birokrasi Tasikmalaya terhadap pihak-pihak yang kerap memberikan jadwal kegiatan secara mendadak.





