Daerah

Tak Lagi Tatap Muka, Doktrin Radikalisme Kini Lewat Game Online dan Medsos

×

Tak Lagi Tatap Muka, Doktrin Radikalisme Kini Lewat Game Online dan Medsos

Sebarkan artikel ini
Kepala Kesbangpol Jabar Wahyu Mijaya bicara soal doktrin radikalisme di game online.
Kepala Kesbangpol Jabar Wahyu Mijaya (Foto: Instagram @bakesbangpol_jabar)

Ia mengatakan fitur ini menjadi pintu masuk baru bagi penyebaran ide ekstrem yang menyamarkan bahaya nyata dalam bentuk permainan virtual.

Wahyu menilai pola penyusupan radikalisme digital ini memanfaatkan kerentanan psikologis anak muda yang sedang dalam masa transisi.

Baca Juga:  Inspiratif, Polisi di Majalengka Gunakan Mobil Pribadinya untuk Bantu Lansia Divaksin

Minimnya kemampuan literasi digital untuk menyaring informasi berbahaya, menurutnya membuat anak muda menjadi target yang mudah dipengaruhi.

Kondisi ini diperparah oleh algoritma media sosial yang bekerja dengan menampilkan isu negatif secara berulang.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pimpinan Khilafatul Muslimin di Lampung

Menurut Wahyu, paparan informasi yang bias secara terus-menerus dapat membentuk persepsi yang keliru dan dianggap sebagai kebenaran mutlak oleh anak-anak.

Baca Juga:  Sidak ke Perusahaan, Bupati Cianjur Temukan Pelanggaran PPKM Darurat
Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34