Daerah

Tak Lagi Tatap Muka, Doktrin Radikalisme Kini Lewat Game Online dan Medsos

×

Tak Lagi Tatap Muka, Doktrin Radikalisme Kini Lewat Game Online dan Medsos

Sebarkan artikel ini
Kepala Kesbangpol Jabar Wahyu Mijaya bicara soal doktrin radikalisme di game online.
Kepala Kesbangpol Jabar Wahyu Mijaya (Foto: Instagram @bakesbangpol_jabar)

“Kalau algoritma terus memasukkan isu negatif kepada anak-anak, itu akan menjadi pemahaman mereka. Di era post-truth, kebenaran sering dianggap berdasarkan seberapa masif isu itu beredar, bukan faktanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Korsleting Listrik Penyebab Ledakan Di Sukabumi

Guna memutus mata rantai penyebaran ini, Kesbangpol Jabar tengah mematangkan program pencegahan bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Wahyu mengungkapkan program ini ditargetkan menyasar siswa-siswi di sekolah yang dinilai sebagai kelompok paling rentan terhadap penetrasi narasi ekstrem via internet.

Baca Juga:  Densus 88 Tangkap 3 Orang Dalam Kasus Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar, Total Tersangka Jadi Segini

Selain fokus pada pelajar, edukasi kepada para ibu juga menjadi prioritas.

Ibu dinilai memiliki peran sentral dan ruang pengaruh besar dalam membentuk pola pikir dan ketahanan mental anak di rumah.

Baca Juga:  Lewat Stand Up Comedy, KPU Jabar Ajak Generasi Muda Sukseskan Pilkada 2024
Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4