“Keterangan awal dari F, di lokasi itu disebut ada satu peti. Saat korban masuk ke dalam galian, mereka terpeleset lalu tertimpa tanah,” ujar Yusuf.
Peristiwa nahas itu terjadi saat kedua korban kembali memasuki salah satu lubang galian untuk melakukan pengecekan. Diduga struktur tanah yang labil menyebabkan longsoran, sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Salah seorang saksi yang mengetahui kejadian tersebut kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran Kota Bandung untuk melakukan evakuasi. Kedua korban berhasil dikeluarkan dari lokasi, namun dinyatakan meninggal dunia.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk memeriksa perempuan berinisial F, untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
“Masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan,” kata Yusuf.





