JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, seiring tingginya mobilitas masyarakat yang dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban dan keamanan.
Kesiapan itu ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Plaza Balai Kota, Selasa (17/3/2026).
Farhan menegaskan, karakter Bandung sebagai kota terbuka dengan aktivitas ekonomi dan pariwisata tinggi membuat arus keluar-masuk masyarakat sangat besar, bahkan mencapai sekitar satu juta orang setiap bulan.
“Bandung adalah kota terbuka dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi ini tentu membawa potensi risiko dari sisi keamanan apalagi menjelang dan setelah Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menjelaskan lonjakan aktivitas biasanya terjadi di berbagai titik seperti jalur mudik, pusat perbelanjaan, tempat ibadah hingga ruang publik, sehingga memerlukan kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan.





