Pemkot Bandung pun menginstruksikan camat dan lurah untuk aktif memantau wilayah masing-masing serta berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan aparat keamanan.
Selain itu, Farhan mendorong masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah pencegahan berbasis komunitas.
“Peran masyarakat sangat penting. Keamanan kota tidak bisa hanya mengandalkan aparat tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga melalui siskamling,” katanya.
Pemkot juga menyoroti potensi gangguan yang kerap muncul saat Lebaran, seperti kerumunan remaja dan konvoi sepeda motor di jalanan. Penanganan akan dilakukan melalui pendekatan preventif dan persuasif, namun tetap disertai tindakan tegas jika terjadi pelanggaran.
Farhan mengaku telah mengamati langsung fenomena kelompok remaja dengan atribut tertentu dan kendaraan berknalpot bising yang berpotensi mengganggu ketertiban.





