“BRT itu pekerjaannya jelek sekali. Tidak ada tanda-tanda bahwa itu proyek strategis nasional,” tegasnya.
Ia memastikan pembangunan lanjutan infrastruktur BRT baru dapat dilanjutkan setelah perbaikan di seluruh titik yang bermasalah diselesaikan.
Pemerintah Kota Bandung juga tidak akan memberikan izin tambahan jika kondisi pekerjaan di lapangan masih seperti saat ini.
Seluruh izin konstruksi yang berada di bawah kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung untuk sementara dibekukan sampai proses perbaikan rampung.
Farhan juga menegaskan tidak akan ada pekerjaan baru, baik untuk pembangunan koridor BRT maupun proyek lain di luar koridor, sebelum seluruh masalah yang ada diperbaiki.





