“Kita tidak ingin penyeragaman. Setiap wilayah punya kebutuhan berbeda, sehingga pendekatannya harus berbasis data dan kondisi riil di lapangan,” ujar Muhammad Farhan.
Data Laci RW Jadi Panglima
Dalam menentukan skala prioritas, Pemkot Bandung kini bersandar pada data kewilayahan yang dihimpun melalui program Laci Rukun Warga (RW). Data ini menjadi rujukan utama sebelum kebijakan intervensi diturunkan ke lapangan.
Farhan menjamin akurasi informasi tersebut karena telah melewati proses verifikasi ketat. Hal ini bertujuan agar anggaran daerah terserap secara efektif dan tepat sasaran, bukan sekadar berdasarkan perkiraan subjektif.
“Data ini sudah tersertifikasi dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi arah kebijakan kita tidak lagi berdasarkan asumsi, tapi berdasarkan fakta di lapangan,” kata Farhan menjelaskan.
Menjawab Keluhan Infrastruktur
Dalam sesi dialog, warga Sekejati mengeluhkan sejumlah masalah klasik perkotaan, mulai dari banjir akibat luapan sungai, kerusakan jalan, drainase yang mampet, hingga minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).





