Di tengah penyusunan konsep tersebut, Farhan menekankan ada sejumlah prinsip yang harus dijaga. Salah satunya berkaitan dengan nasib para pegawai yang telah lama bekerja di kebun binatang tersebut.
Menurut dia, banyak pekerja yang sudah mengabdikan diri puluhan tahun di Bandung Zoo. Karena itu, mempertahankan mereka dinilai sebagai langkah yang lebih adil dibandingkan merekrut tenaga baru.
“Prinsipnya gini, konsep itu lagi dibuatlah, yah. Tapi prinsipnya ada beberapa hal yang mesti dipertahankan. Satu, pegawai yang lama tetep dipertahankan. Karena untuk mencari pegawai baru rasanya enggak adil,” kata Farhan.
Ia menambahkan, sebagian pegawai bahkan telah bekerja lebih dari dua hingga tiga dekade. Karena itu, keberadaan mereka dianggap sebagai bagian penting dari ekosistem pengelolaan kebun binatang tersebut.
“Banyak para pegawai yang sudah lebih dari 20 tahun, 30 tahun bekerja di situ, jadi harus dipertahankan. Kedua, warisan budaya, sejarah tetap harus dipertahankan juga, tidak boleh dicabut dari akar peninggalan dan juga historical dari keberadaan berbagai macam pihak serta keluarga-keluarga besar yang ada di situ,” ujarnya.





