Farhan juga mengakui adanya tantangan dalam menyelaraskan proyek galian kabel dengan agenda perbaikan jalan.
Jika kedua pekerjaan dilakukan bersamaan, dikhawatirkan muncul situasi saling menunggu antara pemasangan jaringan dan pengaspalan ulang.
“Kalau langsung ditempelkan dengan perbaikan jalan bisa tunggu-tungguan. Kabel belum selesai, jalan belum bisa dibereskan. Ini memang pilihan berat, tapi harus kita jalankan,” ucapnya.
Meski demikian, Pemerintah Kota Bandung memastikan penataan kabel udara tetap berlanjut sebagai bagian dari pembenahan infrastruktur kota.
Farhan menegaskan keselamatan warga dan kepastian waktu penyelesaian menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek tersebut.





