JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung masih menahan penerapan kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara serta pembelajaran jarak jauh (PJJ) di sekolah, meski wacana penghematan bahan bakar minyak (BBM) mulai menguat di tingkat nasional.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum dapat diterapkan dalam waktu dekat karena masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
“Untuk WFH sama PJJ, kami masih menunggu juklak-juknisnya karena tidak boleh sembarangan,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat perbedaan skema kerja fleksibel antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menjadi bahan pertimbangan di tingkat daerah.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan pola bekerja dari mana saja (work from anywhere/WFA) diterapkan setiap Kamis, sementara pemerintah pusat mengarahkannya pada hari Jumat. Perbedaan ini membuat Pemkot Bandung memilih melakukan kajian lebih mendalam sebelum mengambil keputusan.





