JABARNEWS | CIANJUR – Polres Cianjur mengembangkan kasus penyerangan oleh gerombolan bermotor bersenjata tajam terhadap warga di Jalan Mariwati, Kecamatan Sukaresmi. Aparat telah mengidentifikasi sedikitnya sembilan orang pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Kapolres Cianjur, Alexander Yurikho Hadi, menyatakan jajarannya meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan aksi kekerasan jalanan, termasuk fenomena perang sarung, terutama pada malam hingga dini hari setelah sahur.
“Untuk sepeda motor sudah teridentifikasi ada lima unit sedangkan orangnya sekitar 9 orang masih dalam proses identifikasi dan segera dilakukan penangkapan setelah identitasnya jelas,” kata Alexander, Senin (2/3/2026).
Patroli dilakukan menggunakan sepeda motor dengan menyisir lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul kelompok bermotor, mulai dari wilayah perkotaan hingga pinggiran. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas aksi penyerangan yang menimbulkan keresahan warga.
Meski belum ada laporan resmi dari masyarakat, Polres Cianjur tetap menindaklanjuti peristiwa tersebut. Penggunaan senjata tajam dalam aksi itu terlihat jelas dalam rekaman CCTV, sehingga menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut.





