“Gotong royong ini menunjukkan bahwa persoalan kemanusiaan tidak bisa dibedakan oleh pilihan politik, suku, agama, maupun status sosial,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghentikan konversi hutan secara masif, khususnya alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit. Menurutnya, hutan merupakan ekosistem utama bagi keseimbangan kehidupan, sementara sungai menjadi sumber penghidupan masyarakat.
“Konversi hutan menjadi lahan sawit harus kita hentikan. Hutan adalah paru-paru dunia. Bencana mengingatkan kita bahwa bumi yang kita injak harus kita selamatkan,” kata Hasto.
Selain mendorong penetapan bencana nasional, PDI Perjuangan, lanjut Hasto, akan terus mengawal kebijakan-kebijakan yang berpihak pada perlindungan alam dan lingkungan hidup, termasuk mendorong penegakan hukum terhadap praktik ilegal logging dan tambang ilegal yang merusak ekosistem. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





