“Prioritasnya untuk RSUD yang jauh dari jangkauan. Kalau dari Pameungpeuk harus ke RSUP Hasan Sadikin bisa dibayangkan durasinya jika lewat darat,” kata Herman.
Sebagai langkah awal, Pemprov Jawa Barat juga merancang pembangunan helipad di masing-masing rumah sakit tersebut untuk mendukung operasional helikopter medis. Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan rumah sakit rujukan, termasuk RSUP Hasan Sadikin dan RS Santosa Bandung.
“Kami bisa siapkan helipad di lokasi masing-masing. Dinas Kesehatan juga sedang koordinasi dengan RSHS dan RS Santosa,” ujarnya.
Herman menegaskan penggunaan helikopter medis sangat penting dalam situasi darurat, terutama untuk mengejar masa kritis penanganan pasien atau golden period, ketika keterlambatan evakuasi dapat meningkatkan risiko fatalitas.
Meski demikian, Pemprov Jawa Barat masih mendalami aspek teknis dan pendanaan sebelum layanan tersebut dioperasikan secara penuh.





