Sesi pembukaan diisi sambutan Ketua Dewan Penasihat IKA UNPAD, Omay K. Wiratmadja, serta Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang menekankan pentingnya literasi dan perencanaan keuangan, khususnya bagi kalangan kelas menengah dan ASN.
Keynote speech disampaikan Menteri PANRB, Rini Widyantini, yang menegaskan pentingnya persiapan masa purna bakti sejak dini agar ASN tetap produktif dan berkontribusi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina IKA UNPAD, Burhanuddin Abdullah, menyoroti peran strategis kewirausahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menegaskan Indonesia membutuhkan jutaan entrepreneur baru untuk mencapai target Indonesia Emas 2045.
Diskusi panel pertama menghadirkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, perwakilan sektor perbankan dan keuangan, serta pengusaha nasional. Dalam diskusi tersebut dibahas berbagai program pemerintah seperti Tenaga Kerja Mandiri dan Talent Innovation Hub, akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), pendampingan wirausaha, hingga kesiapan mental dalam membangun bisnis.
Panelis juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, sektor swasta, dan alumni dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.





