Kombinasi akses logistik dan infrastruktur itu membuat Sukra menjadi magnet investasi.
“Sukra menjadi kawasan yang sangat potensial. Selain dekat dengan Pelabuhan Patimban, di wilayah ini juga sudah terdapat PLTU Sumuradem dan beberapa industri lainnya,” kata Wahyu.
Dari total lahan yang disiapkan, sekitar 28 persen telah terisi atau eksisting. Adapun sisanya, sekitar 72 persen atau kurang lebih 1.500 hektare, masih terbuka luas untuk investasi baru.
Untuk memperkuat iklim investasi, Pemkab Indramayu melalui DPMPTSP terus memberikan fasilitasi kemudahan perizinan.





