Lubang dan permukaan bergelombang dinilai menghambat mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Asep berharap perbaikan segera direalisasikan. Ia menilai ruas sepanjang 21 kilometer itu memiliki peran vital sebagai penghubung Kabupaten Bekasi dengan Karawang dan Bogor, sekaligus jalur penopang kawasan industri dengan volume kendaraan tinggi setiap hari.
Camat Cikarang Selatan, Muhammad Said, mengakui banyak aduan masyarakat yang masuk ke pihak kecamatan.
Namun, ia menegaskan kewenangan perbaikan berada di tingkat provinsi sehingga pemerintah kecamatan tidak dapat melakukan intervensi langsung.
Kerusakan terpantau semakin memburuk saat musim hujan. Titik paling parah berada di pertigaan Pasir Randu, Desa Sukasari, serta di Desa Sukaragam sebelum lintasan Tol Jakarta–Cikampek Selatan.




