Daerah

Tiket Ludes, Wali Kota Bandung Siapkan Nobar Massal Redam Euforia Persib vs Persija

×

Tiket Ludes, Wali Kota Bandung Siapkan Nobar Massal Redam Euforia Persib vs Persija

Sebarkan artikel ini
Jelang Persib vs Persija, Farhan Instruksikan Nobar Kecamatan dan Larang Konvoi
Ribuan Bobotoh memadati area stadion dalam laga Persib Bandung, Pemkot siapkan nobar kecamatan untuk antisipasi kerumunan.

JABARNEWS| BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menginstruksikan seluruh camat di Kota Bandung untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) menjelang pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026.

Instruksi tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penumpukan massa di sekitar stadion, menyusul tiket pertandingan yang telah habis terjual sejak beberapa minggu lalu.

Farhan menilai pertandingan ini bukan sekadar laga biasa. Selain sarat rivalitas, posisi kedua tim yang masih bersaing di papan atas membuat tensi pertandingan dipastikan meningkat.

Tiket Ludes, Bobotoh Diminta Tak Memaksa ke Stadion

Farhan mengungkapkan bahwa seluruh tiket pertandingan telah habis terjual sejak beberapa pekan lalu. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi memicu penumpukan massa di sekitar GBLA jika tidak diantisipasi dengan baik.

Baca Juga:  Petugas Sigap Bantu Warga yang Alami Kecelakaan saat Operasi Ketupat Lodaya 2024

“Tiket sudah habis sejak beberapa minggu yang lalu. Namun bobotoh tidak perlu khawatir,” ujar Farhan.

Ia menegaskan, bobotoh yang tidak mendapatkan tiket sebaiknya tidak memaksakan diri datang ke stadion demi menghindari kepadatan dan risiko keamanan.

Instruksi Nobar di Setiap Kecamatan

Sebagai solusi, Farhan menginstruksikan seluruh camat di Kota Bandung untuk menggelar kegiatan nonton bareng di wilayah masing-masing. Skema ini diharapkan menjadi saluran positif bagi bobotoh untuk tetap mendukung Persib tanpa harus memadati GBLA.

Baca Juga:  Tabrakan Beruntun terjadi di Serdang Bedagai, Tiga Sopir Luka-luka

“Wahai camat-camat, pastikan bikin nobar di semua kecamatan. Sehingga untuk bobotoh yang tidak kebagian tiket, tidak usah maksa datang ke GBLA. Nonton di wilayah kecamatan masing-masing,” katanya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya desentralisasi keramaian agar aktivitas kota tetap berjalan normal.

Imbauan Tegas: Menang atau Kalah, Tidak Ada Konvoi

Selain soal lokasi menonton, Farhan kembali menekankan larangan konvoi atau pawai di jalanan, baik saat Persib menang maupun kalah. Ia menilai euforia berlebihan justru berpotensi merugikan masyarakat luas.

“Menang kalah jangan pawai. Kita tunjukkan bahwa bobotoh, baik saat senang maupun sedih, tetap bisa menjaga ketertiban dan tidak menyusahkan orang lain,” tegasnya.

Baca Juga:  Resmi Menjabat Wali Kota Bandung Sampai September 2023, Ini Profil Yana Mulyana

Menurut Farhan, ukuran kedewasaan suporter bukan hanya dari loyalitas, tetapi juga dari sikap bertanggung jawab di ruang publik.
Dukungan Sportif Jadi Kunci

Farhan berharap bobotoh dapat menunjukkan citra positif sebagai suporter yang dewasa dan sportif. Baginya, dukungan terbaik kepada Persib tidak selalu harus hadir langsung di stadion.

“Yang paling penting Persib menang dan kita dukung dengan cara yang terbaik,” ucapnya.

Dengan nada optimistis, Farhan pun memprediksi Persib Bandung mampu mengamankan kemenangan dengan skor 2-0 atas Persija Jakarta dalam laga sarat gengsi tersebut.(Red)