Daerah

Kadisdik Majalengka: Sekolah Dilarang Jual Beli Buku!

×

Kadisdik Majalengka: Sekolah Dilarang Jual Beli Buku!

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | MAJALENGKA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka melarang sekolah menjual buku pelajaran maupun lembar kerja siswa (LKS). Hal ini berdasarkan surat edaran tentang pengadaan buku, sebagai tindak lanjut dari Permendiknas No. 2 Tahun 2018 tentang buku.

Kepala Disdik Majalengka, H. Ahmad Suswanto, mengatakan, berdasarkan aturan tersebut, pihaknya mengingatkan para pengelola sekolah untuk tidak memperjualbelikan buku pelajaran.

Baca Juga:  Kapolres Perintahkan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Awasi Dana Desa

“Kami sudah mengeluarkan SE khusus terkait pengadaan buku. Poin pentingnya, buku pelajaran dan LKS dilarang dijual kepada siswa SD dan SMP,” ungkapnya, Selasa (22/1/2019).

Ahmad menambahkan, meski baru menduduki jabatan sebagai kepala dinas pendidikan, dirinya punya pengalaman menjadi pendidik di beberapa sekolah. Sehingga, memahami betul bagaimana mekanisme peredaran buku, pihaknya juga tak segan-segan untuk terjun ke lokasi.

Baca Juga:  Waduh, Beres Disuntik Vaksin Covid Remaja di Banjar Alami Pendarahan di Hidung dan Demam Tinggi

“Pokoknya sekolah tidak boleh menjual buku pelajaran itu, maupun LKS semuanya gratis,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi, mengatakan, dalam program 100 hari kerjanya bersama Wakil bupati Majalengka, salah satu point-nya yakni menggratiskan buku-buku pelajaran bagi pelajar tingkat SD dan SMP.

Baca Juga:  Pemerintah Salurkan Bantuan Beras bagi 4,4 Juta Lebih Warga Jawa Barat

“SE sudah kami sebarkan,‎ itu semua demi menunjang pendidikan di tingkat sekolah dasar dan SMP lebih baik lagi di masa depan,” ungkapnya. (Rik)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

 

Tinggalkan Balasan