Namun program itu belum bisa diterapkan secara menyeluruh. Dari sekitar 80 puskesmas yang ada di Kota Bandung, layanan psikologi akan dibuka secara bertahap karena keterbatasan jumlah tenaga psikolog klinis.
Selain pendekatan kesehatan mental, Pemkot Bandung juga mengkaji langkah pengamanan tambahan di Jembatan Pasupati.
Farhan menyebut pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena pengelolaan jembatan tersebut berada di bawah kewenangan pusat.
Salah satu opsi awal yang dipertimbangkan ialah pemasangan kamera pengawas untuk meningkatkan pemantauan. Pemerintah juga masih mengkaji kemungkinan penambahan pembatas jembatan atau sistem pengaman lain.
“Kita harus kaji matang-matang. Kalau pengamannya ditinggikan pun bisa saja dipanjat. Memasang jaring juga tidak sederhana karena harus cukup kuat menahan orang. Jadi banyak aspek teknis yang harus dipertimbangkan,” ujar Farhan.





