Pernyataan itu disampaikan seusai penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BDO Indonesia di Gedung Sate, Bandung, Senin, 2 Maret 2026.
Kerja sama ini ditujukan untuk memperkuat tata kelola pembangunan kawasan Rebana sekaligus meningkatkan daya saing investasi.
Dedi menilai posisi Rebana strategis karena telah ditopang jaringan infrastruktur utama. Sejumlah ruas tol seperti Cisumdawu dan Cipali menghubungkan kawasan tersebut dengan pusat ekonomi lainnya.
Selain itu, keberadaan Pelabuhan Patimban di Subang dinilai menjadi simpul logistik penting yang membuka akses ekspor-impor.
Melalui kolaborasi ini, BDO Indonesia akan mendampingi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG).





