Dalam menjalankan aksinya, para pelaku membidik kendaraan pikap yang diparkir sembarangan. Modus yang digunakan dengan merusak kunci kontak menggunakan alat khusus. Polisi menelusuri jejak komplotan ini melalui penyisiran rekaman CCTV di sejumlah titik dan pelacakan jaringan pelaku.
Dari tangan tersangka, aparat menyita satu unit mobil pikap hasil curian, perangkat pendeteksi sinyal GPS kendaraan, peralatan modifikasi kendaraan, mesin bor, cat semprot, serta pelat nomor palsu yang diduga digunakan untuk mengaburkan identitas kendaraan.
“Penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain serta menelusuri barang bukti tambahan,” ujarnya.
Polisi mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas mengingat pola operasi komplotan ini melintasi sejumlah daerah di Jawa Barat. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





