“Ekspor 96 ton kopi ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Subang karena lahir dari kerja keras petani, koperasi, dan sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Agus menilai ekspor kopi ke Aljazair tersebut sebagai simbol kemajuan sektor pertanian dan perdagangan di Subang.
Pemkab Subang, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pengembangan koperasi dan UMKM melalui peningkatan kualitas produksi, akses pasar, serta penguatan kelembagaan.
Ia berharap ekspor kopi Subang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan anggota koperasi.
Di tempat yang sama, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyebut Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah sebagai koperasi berkelas dunia yang memiliki peluang besar memperluas volume dan negara tujuan ekspor.





