Struktur peron dan jalur rel dianggap memungkinkan untuk mendukung rencana perpanjangan layanan kereta komuter yang selama ini berakhir di Stasiun Bogor.
Ia menjelaskan, keberadaan stasiun itu pada awalnya memang diproyeksikan untuk mengakomodasi pengembangan jaringan KRL. Namun, rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena akses menuju stasiun masih terbatas.
Karena itu, pemerintah kota berencana membangun jalan penghubung menuju Stasiun Ciomas. Jalur tersebut direncanakan menembus kawasan dekat pemakaman Cina di Kertamaya agar masyarakat lebih mudah menjangkau stasiun.
Dedie menilai pembangunan akses jalan menjadi langkah awal sebelum jaringan listrik aliran atas untuk KRL dipasang.
Ia menambahkan, pembangunan Stasiun Ciomas sebelumnya telah menelan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp10 miliar sehingga pemanfaatannya perlu dioptimalkan.





