Jika koneksi KRL benar-benar diperpanjang hingga stasiun tersebut, masyarakat di wilayah Bogor Selatan diperkirakan akan mendapatkan manfaat besar. Selama ini, aktivitas penumpang masih terpusat di Stasiun Bogor.
Menurut Dedie, kehadiran KRL di Ciomas dapat mempersingkat jarak tempuh warga menuju transportasi massal.
Warga Kelurahan Genteng, misalnya, hanya perlu menempuh jarak sekitar 1,2 kilometer untuk mencapai stasiun. Sementara dari Kelurahan Kertamaya jaraknya diperkirakan sekitar satu kilometer.
“Kami menyiapkan infrastrukturnya lebih dulu sambil menunggu PT KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian membangun jaringan listrik atas,” kata Dedie.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan pihaknya telah mengajukan surat kepada PT KAI terkait rencana pembangunan akses jalan tersebut.





