Fasilitas ini nantinya berfungsi sebagai pusat perawatan (servis) sekaligus tempat penyimpanan rangkaian kereta.
Rencana ini menandai pergeseran sistem operasional KRL yang selama ini masih berujung di Stasiun Cikarang. Dengan adanya depo di Cikampek, efisiensi perjalanan diharapkan meningkat signifikan.
“Nantinya pemberhentian ada di Karawang, sedangkan depo akhir dan fasilitas servis akan dipusatkan di Cikampek,” jelas Aep.
Akses Dua Sisi dan Urusan Lahan
Guna menjamin kelancaran mobilitas menuju area depo, pemerintah daerah telah menyiapkan skema akses ganda. Jalur masuk dan keluar akan dibuka dari dua arah, yakni sisi depan dan belakang, untuk menghindari penumpukan kendaraan.
“Akses akan dibuka dari dua sisi agar operasional lebih optimal,” katanya.





