“Kalau saya sih senang, ya. Enggak jalan tapi dikasih uang,” ujar Dadan usai menerima kompensasi di Sport Jabar Bandung, Rabu (31/12/2025).
Ia menyebut nominal Rp250.000 per hari yang diterima bahkan lebih tinggi dari pendapatan kotor hariannya.
“Sehari paling Rp150.000 sampai Rp200.000 kotor (pendapatan mengemudi angkot). Ini lebih dari cukup. Makasih banget. Dikasih libur, dikasih uang,” tuturnya.
Angin segar bagi para pengemudi
Dani, sopir trayek Cicaheum–Ledeng, juga menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, kompensasi memberi ruang untuk beristirahat tanpa memikirkan setoran dan bahan bakar.





