Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerusakan cukup signifikan, termasuk sekitar 8 hektare sawah yang tertimbun material longsor.
Penanganan di lapangan dilakukan secara manual menggunakan alat seadanya, mengingat akses menuju lokasi sulit dilalui kendaraan berat yang membawa alat berat.
Warga bersama petugas dari unsur kecamatan, desa, TNI/Polri, relawan, serta BPBD Cianjur bergotong royong membersihkan material longsor agar jalan dapat segera dilalui kembali.
Pemerintah kecamatan juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk penanganan lebih lanjut, termasuk perbaikan infrastruktur jalan yang terdampak.
Selain itu, sekitar 15 rumah warga dilaporkan terancam akibat longsor, sehingga masyarakat diminta untuk tetap siaga dan segera mengungsi jika terjadi hujan deras yang berpotensi memicu longsor susulan.





