“Korban atas nama Rere Revania sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bedas untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong,” katanya.
Usai kejadian, BPBD bersama aparat desa serta unsur Muspika setempat langsung melakukan asesmen di lokasi bencana untuk memastikan dampak kerusakan sekaligus mengantisipasi potensi ancaman longsor susulan.
BPBD juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk sementara waktu mengosongkan bangunan karena kondisi tanah masih dalam keadaan labil.
“Kami meminta masyarakat tetap waspada, terutama apabila hujan kembali turun, karena berpotensi memicu longsor susulan,” ujar Wahyudin.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak berupa alat kebersihan, peralatan kerja seperti pacul dan sekop, serta kebutuhan dasar berupa selimut, matras, dan makanan siap saji. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





