“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi karena menduga korban tewas akibat penyakit yang diderita, dimana keluarga menyebutkan keempat korban memiliki riwayat penyakit lambung dan jantung,” katanya.
Meski demikian, aparat kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan dengan mengandalkan keterangan saksi dan hasil diagnosis medis dari rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian.
“Kami masih menunggu hasil diagnosa dari rumah sakit, guna memastikan penyebab tewasnya korban karena pihak keluarga berdalih korban tewas karena penyakit yang diderita,” ujar Tatang.
Sementara itu, satu korban yang masih kritis belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam penanganan intensif oleh tim medis.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras, terutama oplosan yang dicampur bahan kimia berbahaya.





