Ia menjelaskan, langkah pencegahan perlu dilakukan secara konsisten melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus.
Upaya itu mencakup menguras bak mandi atau wadah penampungan air sedikitnya dua kali sepekan, menutup rapat seluruh tempat penyimpanan air, serta mengubur atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Selain 3M, warga juga disarankan menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dikuras guna menghambat pertumbuhan jentik.
Dinas Kesehatan Kota Depok turut mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami tanda-tanda DBD, seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, serta muncul bintik merah di kulit.
Dengan keterlibatan kolektif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, pemerintah berharap angka kasus DBD di Depok dapat ditekan selama musim hujan awal 2026. (ant)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





