Meski sempat diguyur hujan, kegiatan tetap berlangsung dengan antusias. Seluruh peserta tetap membersihkan area wisata sebagai upaya menjaga kelestarian wisata Parang Gombong.
Sementara itu, Camat Sukasari Nono Juhana berharap kegiatan ngosrek dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi budaya di tengah masyarakat.
Ia menilai, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah.
“Parang Gombong ini merupakan destinasi wisata yang viral di Kabupaten Purwakarta sekaligus anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga, melindungi, dan merawatnya, salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujar Nono.
Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus citra pariwisata Purwakarta di mata wisatawan. Lingkungan yang terawat akan mendukung keberlanjutan wisata untuk jangka panjang.





