“Lingkungan yang terjaga akan menjamin pariwisata berjalan secara berkelanjutan. Ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan dan generasi berikutnya,” ucap Nono.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, terutama di kawasan wisata yang aktivitas pengunjungnya terus meningkat.
“Kami imbau masyarakat menjaga kebersihan kawasan dengan mengaktifkan kembali gotong royong bersama, seperti kegiatan ngosrek ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gotong royong tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan tersebut, warga dapat saling mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, termasuk pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah wisata,” pungkasnya.(Gin)





