Menurut Om Zein, perubahan siklus ini penting karena curah hujan tinggi biasanya terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun. Jika pembangunan dipaksakan saat cuaca ekstrem, kualitas pekerjaan berpotensi menurun.
“Kalau curah hujan tinggi seperti sekarang ini itu udah enggak bisa membangun apa-apa. Bikin jalan kualitasnya kurang bagus, bikin bangunan bakal banyak terkendala oleh cuaca. Jadi inget ya siklusnya ubah jadi nanti diakhir tahun itu bukan fokus membangun, tapi fokus bikin perencanaan,” jelasnya.
Selain itu, di tahun 2026 ini proyek infrastruktur Purwakarta juga akan diawasi lebih ketat.
Om Zein meminta Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, untuk aktif membantu koordinasi, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan pembangunan agar seluruh proyek berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi.
“Saya minta juga kepada Wabup untuk membantu mengkoordinasikan, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur agar waktunya tepat,” kata Om Zein.





