Daerah

Pakar Ungkap Penyebab Utama Longsor Cisarua, Karena Alam?

×

Pakar Ungkap Penyebab Utama Longsor Cisarua, Karena Alam?

Sebarkan artikel ini
Pencarian korban longsor Gunung Burangrang di Kabupaten Bandung Barat
Petugas gabungan melakukan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Pakar Mitigasi Bencana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Hendro Murtianto mengungkapkan bahwa longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), lebih banyak dipicu oleh faktor alam dibandingkan aktivitas manusia seperti alih fungsi lahan.

Menurut Hendro, pergerakan massa tanah yang memicu longsor berasal dari bagian atas Gunung Burangrang, bukan dari kawasan lereng bawah yang umumnya telah dimanfaatkan untuk permukiman atau pertanian.

Baca Juga:  Sebanyak 14 Desa Terdampak Gempa di Sumedang, Ini Datanya

“Alih fungsi lahan memang berperan, tetapi bukan merupakan faktor dominan dalam kasus longsor Cisarua, karena titik awal longsoran berada di bagian atas Gunung Burangrang, bukan di daerah lereng kaki,” ujar Hendro dalam keterangan yang diterima, Sabtu (31/1/2026)

Baca Juga:  Pasar Hewan Bayangan Rugikan Pedagang Resmi di Cianjur, Retribusi Terancam Anjlok

Ia menjelaskan bahwa kejadian longsor dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan internal yang didominasi oleh kondisi alam. Faktor eksternal meliputi kemiringan lereng yang curam, curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus, relief wilayah, hingga pola aliran air dari daerah hulu serta jenis penggunaan lahan.

Baca Juga:  Kontroversi Surat Edaran Gubernur Jabar, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi

Sementara faktor internal berkaitan dengan kondisi geologi lapisan batuan, ketebalan tanah hasil pelapukan vulkanik, serta keberadaan bidang gelincir di bawah permukaan tanah.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2