Daerah

Pasokan Telur dan Ayam di Pasar Tradisional Cianjur Menyusut, Pedagang Kecil Terdampak Program MBG

×

Pasokan Telur dan Ayam di Pasar Tradisional Cianjur Menyusut, Pedagang Kecil Terdampak Program MBG

Sebarkan artikel ini
Pasar Ciranjang
Pedagang telur ayam di Pasar Ciranjang, Kabupaten Cianjur. (Foto: Mul/JabarNews).

JABARNEWS | CIANJUR – Ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional berskala kecil di Kabupaten Cianjur mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah pedagang mengaku kesulitan memperoleh pasokan telur ayam, daging ayam, hingga sayuran, yang berdampak langsung pada aktivitas jual beli harian di pasar.

Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya penyerapan barang oleh pembeli berskala besar yang melayani program MBG. Akibatnya, jalur distribusi dinilai tidak lagi berpihak pada pedagang kecil yang selama ini bergantung pada pasokan harian dari distributor lokal.

Baca Juga:  Om Zein Soroti Pertanian Purwakarta, Dapur MBG Masih Andalkan Pasokan Luar Daerah

Kepala Subbagian Pasar Induk Cianjur (PIC), Asep Ridwan, menyebutkan bahwa keluhan pedagang terus bermunculan seiring menipisnya stok di lapak-lapak pasar kecil. Ia mengatakan sebagian besar barang kebutuhan pokok kini lebih dulu diserap oleh distributor besar sebelum sampai ke pedagang tradisional.

Baca Juga:  Prabowo Genjot Program MBG, Targetkan 82,9 Juta Porsi per Hari

“Barang datang, tapi langsung habis dibeli pembeli besar. Pedagang kecil sering hanya kebagian sisa, bahkan ada yang tidak kebagian sama sekali,” kata Asep saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2025).

Baca Juga:  Ingin Pengaduan MBG Lebih ‘Sat-set’, Koordinator SPPG Sambangi Diskominfo Purwakarta

Menurutnya, mekanisme distribusi yang ada saat ini menciptakan ketimpangan akses. Pedagang kecil tidak memiliki daya tawar yang cukup untuk bersaing dengan pembeli bermodal besar yang mampu mengambil stok dalam jumlah besar sekaligus.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2