Pemerintah daerah akan menentukan kebutuhan teknis, termasuk kemungkinan pembangunan jembatan timbang serta pengaturan jenis truk tambang yang melintas, apakah menggunakan sumbu dua atau tiga.
Rencana jalur khusus tambang ini mengemuka di tengah pembahasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memanggil Bupati Bogor Rudi Susmanto ke Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (20/1/2026) sore, untuk membicarakan potensi pembukaan kembali tambang di sejumlah wilayah.
Pembahasan tersebut merujuk pada kajian ilmiah yang dilakukan tiga perguruan tinggi, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Padjadjaran (Unpad).
Kajian itu menilai kepatuhan pengelola tambang terhadap ketentuan lingkungan, aturan pertambangan, serta dampak ekonomi.





