Lonjakan investasi semikonduktor, kata Dedi, dipicu ledakan kebutuhan Artificial Intelligence (AI) serta kebijakan proteksi industri chip di sejumlah negara, termasuk program CHIPS Act di Amerika Serikat dan kebijakan serupa di Eropa serta Asia.
Investor kini dinilai lebih berhitung, memilih proyek strategis berteknologi tinggi ketimbang memperluas pabrik konvensional.
Hasil pemetaan bersama pemerintah kabupaten dan kota menempatkan Jawa Barat sebagai kandidat pusat industri elektronik dan hilirisasi semikonduktor.
Wilayah yang diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan antara lain Kabupaten Bekasi, Subang, Purwakarta, dan Sukabumi.
Selain manufaktur teknologi, Jawa Barat juga diarahkan menjadi simpul ekonomi digital dan pusat data nasional. Saat ini, lebih dari 30 perusahaan tercatat menanamkan modal di sektor tersebut, dengan konsentrasi di kawasan industri Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.





