Daerah

Pemprov Jabar Lirik Tong Sampah AI, Uji Coba Pemilahan Otomatis Siap Dijalankan

×

Pemprov Jabar Lirik Tong Sampah AI, Uji Coba Pemilahan Otomatis Siap Dijalankan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. (foto: istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka peluang uji coba teknologi pemilahan sampah berbasis kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. Inovasi ini ditawarkan PT Cakrawala Investama Andalan bersama startup asal Amerika Serikat, Recycle Pack.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengatakan teknologi tersebut memungkinkan proses pemilahan dilakukan langsung di tong sampah secara otomatis melalui sistem pemindaian kamera dan analisis AI.

Baca Juga:  Soal Gugatan Rombel 50 Siswa, Herman Suryatman: Ini Bentuk Keberpihakan terhadap Hak Anak

“Ini akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Ini bisa untuk mendukung usaha kita dalam penanggulangan sampah dengan TPPAS Legok Nangka dan lainnya. Agar sampah yang masuk sudah terpilah. Dan mereka juga akan memberikan prototype ke Pemprov Jabar,” ujar Erwan usai menerima perwakilan perusahaan di Gedung Sate, Bandung, Senin (23/2/2026).

Baca Juga:  Terungkap! 4 Rahasia Besar Masa Depan Tempe Indonesia dari Rembug Budaya di Bogor

Teknologi tersebut diklaim telah diuji di satu titik di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sistemnya menggunakan kamera untuk memindai jenis sampah yang dimasukkan, lalu AI mengarahkan sampah ke keranjang sesuai kategorinya. Setiap unit memiliki lima kompartemen berkapasitas 60 liter untuk plastik, logam, kaca, kertas, dan sampah residu.

Perwakilan Recycle Pack, Yolanda, menyebut pihaknya masih menyempurnakan sistem dengan memperkaya basis data agar akurasi pemilahan meningkat. “Jadi masing-masing menampung berbagai tipe untuk plastik, metal, kaca, kertas dan sampah biasa. Kita mau coba kerja sama untuk menempatkan di luar sana. Dan untuk mencapai dampak yang lebih besarnya jadi kita butuh untuk collect banyak data point,” ujarnya.

Baca Juga:  Cirebon Timur Diusulkan Jadi Daerah Otonomi Baru, Bakal Ganti Nama Caruban Nagari?
Pages ( 1 of 2 ): 1 2