Meski seluruh ASN bekerja dari rumah pada hari tersebut, Dedi menegaskan pengukuran kinerja tetap berjalan.
Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memastikan target kerja tercapai dan kinerja pegawai tidak menurun selama WFH diterapkan.
“Dari rencana target kerja, pengawasan sampai laporan,” ucapnya.
Pemilihan Kamis sebagai hari WFH penuh, kata Dedi, didasarkan pada hasil simulasi yang menunjukkan efisiensi paling optimal dibandingkan hari kerja lainnya.
Faktor ritme kerja dan beban aktivitas dinilai lebih seimbang pada hari tersebut.





