JABARNEWS | BANDUNG – Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mengingatkan masyarakat yang melintas di jalur mudik Nagreg, Jawa Barat, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan perjalanan.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan jalur Nagreg hingga perbatasan Jawa Tengah memiliki karakteristik jalan berbukit dengan tanjakan dan turunan curam. Kondisi tersebut dinilai semakin berisiko ketika hujan deras terjadi di kawasan tersebut.
Ia mencontohkan kejadian pada Sabtu (14/3) ketika hujan deras mengguyur wilayah Nagreg dan menyebabkan sebuah pohon tumbang di turunan Cikaledong pada malam hari. Peristiwa itu sempat membuat arus kendaraan tersendat sekitar satu jam.
“Untungnya tidak timbul korban, dan proses penanganan langsung dilakukan oleh banyak tim, ada damkar, dishub, kepolisian hingga BPBD sehingga kurang dari sejam pohon sudah dapat dievakuasi dan lalu lintas kembali lancar. Karena itu kewaspadaan sangat dibutuhkan,” kata Eric, Minggu (15/3/2026).
Dishub Kabupaten Bandung juga mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan tidak menggunakan sepeda motor saat mudik melalui jalur tersebut. Warga disarankan memanfaatkan program mudik gratis dari berbagai instansi atau menggunakan transportasi umum yang dinilai lebih aman.





