Hingga saat ini, sebanyak 44 korban telah berhasil diidentifikasi. “Jumlah korban yang masih dalam pencarian sebanyak 20 jiwa,” kata Syafii.
Operasi SAR melibatkan lebih dari 3.000 personel gabungan dari berbagai instansi. Dalam upaya pencarian, tim mengerahkan lima unit helikopter, 17 alat berat, serta 22 drone untuk memantau area longsoran dari udara dan membantu pemetaan titik pencarian.
Meski operasi dilakukan selama 24 jam, pencarian langsung di area longsor dihentikan pada malam hari demi keselamatan personel. Namun, kegiatan evaluasi, pemetaan, dan koordinasi penanganan bencana tetap berlangsung tanpa henti.
Syafii menegaskan bahwa kondisi medan menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.
“Tantangannya ketebalan longsor di titik tertentu lebih dari 10 meter dan curah hujan yang tinggi, sehingga alat berat hanya bisa dioperasikan di bagian tepian sektor,” ungkapnya.





