“Disimpulkan bahwa kematian kedua anak harimau tersebut disebabkan oleh infeksi Feline Panleukopenia Virus (FPV). Sebagai tindak lanjut, BBKSDA Jawa Barat bersama pengelola Eks Kebun Binatang Bandung akan meningkatkan langkah biosekuriti,” ucap Ammy.
Kini, pengawasan ketat diberlakukan terhadap seluruh satwa karnivora di lokasi tersebut. Proses desinfeksi lingkungan dilakukan secara intensif untuk memastikan keamanan satwa koleksi lainnya.(red)





