Kapolres Sumedang Sandityo Mahardika menegaskan tidak akan mentolerir aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan. Termasuk perang sarung yang dimodifikasi dengan benda keras atau tajam,” ujar Sandityo dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).
Ia menambahkan, patroli Tim Kujang merupakan langkah preventif dan represif terukur untuk mencegah berbagai tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), hingga aksi premanisme dan tawuran remaja.
“Patroli Tim Kujang Polres Sumedang merupakan langkah preventif dan represif secara terukur guna mencegah tindak pidana. Seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), serta aksi premanisme dan tawuran remaja,” tegasnya.
Polres Sumedang memastikan patroli serupa akan terus digelar secara intensif pada jam-jam rawan hingga dini hari selama Ramadan. Kapolres juga mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





