Hendra menyebutkan, berdasarkan pengakuan awal pelaku, peristiwa tersebut diduga dilatarbelakangi persoalan utang piutang antara pelaku dan korban. Nilai utang yang menjadi pemicu konflik disebut mencapai Rp5 juta.
“Motif sementara yang disampaikan pelaku berkaitan dengan masalah utang piutang,” katanya.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung untuk mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian. Sementara itu, jenazah korban telah dilakukan autopsi di RS Sartika Asih Bandung sebagai bagian dari proses penyidikan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





