Kondisi tersebut dinilai berisiko besar jika tidak segera ditangani, terlebih saat volume kendaraan meningkat tajam pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Jalur Pansela sendiri menjadi alternatif favorit pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah karena menawarkan lintasan pesisir yang relatif lebih lengang dibanding jalur utama utara.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Polda Jawa Barat langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum serta instansi terkait guna mempercepat perbaikan infrastruktur.
“Apabila perbaikan belum bisa dilakukan secara maksimal, minimal dipasang rambu-rambu peringatan sebelum lokasi rawan tersebut,” kata Raydian.
Langkah ini diharapkan memberi peringatan dini kepada pemudik agar lebih waspada saat melintasi jalur selatan Jawa Barat. Dengan pemetaan dan mitigasi sejak awal, Polda Jabar menargetkan arus mudik 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan meminimalkan risiko kecelakaan akibat faktor infrastruktur. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





